ANALISIS FILOSIFIS MOTIF MEGA MENDUNGDALAM BATIK KHAS CIREBON
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna filosofis yang terkandung dalam motif Mega Mendung pada batik khas Cirebon. Motif Mega Mendung merupakan salah satu ikon budaya daerah Cirebon, Cirebon, yang memiliki ciri khas berupa bentuk awan berlapis dengan gradasi warna yang tegas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi pustaka dan kajian simbolik terhadap unsur visual motif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif Mega Mendung tidak hanya berfungsi sebagai hiasan estetis, tetapi juga mengandung nilai filosofis yang mendalam, seperti kesabaran, ketenangan, kebijaksanaan, dan pengendalian diri. Bentuk awan melambangkan kehidupan yang dinamis serta perubahan yang tidak dapat dihindari, sementara gradasi warna menggambarkan tingkatan emosi dan kedewasaan manusia dalam menghadapi persoalan hidup. Selain itu, motif ini mencerminkan akulturasi budaya antara tradisi lokal Cirebon dan pengaruh Tiongkok yang berkembang melalui jalur perdagangan pada masa lampau. Dengan demikian, motif Mega Mendung memiliki nilai budaya dan filosofis yang penting sebagai warisan kearifan lokal yang perlu dilestarikan dan dikembangkan dalam konteks kekinian.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Elliott, I. M. (1984). Batik: Fabled Cloth of Java. New York: Clarkson N. Potter.
Kartiwa, S. (2007). Batik: Warisan Adiluhung Nusantara. Jakarta: Dian Rakyat.
Susanto, S. K. (1980). Seni Kerajinan Batik Indonesia. Yogyakarta: Balai Penelitian Batik dan Kerajinan.
UNESCO. (2009). Indonesian Batik as Intangible Cultural Heritage. Paris: UNESCO Publishing.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon. (2015). Batik Cirebon dan Ragam Hiasnya. Cirebon: Disbudpar Kota Cirebon.
Riyanto, Y. (2012). Makna Simbolik Motif Mega Mendung dalam Batik Cirebon. Jurnal Seni dan Budaya, 4(2), 115–128.